Aceh Documentary Competition adalah program tahunan yang diselenggarakan oleh Aceh Documentary untuk menemukan dan mengembangkan bakat-bakat baru dalam pembuatan film dokumenter. Kompetisi ini terbuka untuk mahasiswa dan umum yang memiliki ketertarikan dalam dunia film dokumenter.
Peserta akan berkompetisi dengan mengajukan ide cerita dokumenter yang inspiratif dan orisinal tentang kehidupan, budaya, sejarah, atau isu sosial di Aceh. Pemenang akan mendapatkan pendanaan produksi, mentorship dari filmmaker profesional, dan kesempatan untuk memproduksi ide mereka menjadi film dokumenter utuh.
Terbuka untuk siswa SMA/sederajat kelas 10 & 11
Pendanaan produksi untuk pemenang
Mentorship dari filmmaker profesional
10 Februari - 1 April 2026
Perorangan atau tim (maks. 2 orang)
Pelajar SMA/SMK/MA Sederajat
-
10 Februari 2026 - 1 April 2026
Peserta mendaftar dan mengirimkan proposal ide cerita dokumenter.
2 - 6 April 2026
Tim juri melakukan seleksi administrasi dan kelengkapan dokumen.
6 April 2026
Pengumuman 10 proposal terbaik yang lolos ke tahap berikutnya.
7 - 11 April 2026
10 tim terpilih akan mendapat materi pengenalan dasar tentang film dokumenter.
12 April – 14 Juni 2026
Setelah mengikuti basic training peserta akan dipulangkan untuk melakukan riset lanjutan
16 Juni 2026
10 tim akan mempresentasikan ide cerita kepada dewan juri secara daring.
18 - 27 Juni 2026
3 tim yang lolos dari tahap present forum kemudian akan dikarantina (In House Training).
29 – 30 Juni 2026
Tahapan ini adalah proses survei lapangan yang dilakukan untuk mengidentifikasi, mengukur, serta memastikan hal-hal yang diperlukan agar proses syuting terpenuhi.
1 - 10 Juli 2026
Tim akan memulai produksi selama total 10 hari.
Coming Soon
Pemutaran perdana film dokumenter hasil kompetisi.
Isi formulir pendaftaran di bawah ini untuk berpartisipasi dalam
Aceh Documentary Competition 2026.
Kompetisi ini terbuka untuk mahasiswa dari semua disiplin ilmu dan umum yang memiliki ketertarikan dalam pembuatan film dokumenter. Peserta dapat mendaftar sebagai perorangan atau tim (maksimal 2 orang).
Proposal harus mencakup: sinopsis ide cerita (maksimal 300 kata), penjabaran konsep dan pendekatan visual, rencana produksi, dan biaya estimasi. Proposal dapat ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris dengan format PDF maksimal 10 halaman.
Tema film dokumenter harus terkait dengan Aceh, dapat mencakup budaya, sejarah, sosial, lingkungan, atau kehidupan masyarakat Aceh. Ide cerita harus orisinal dan belum pernah diproduksi sebelumnya.
Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah seleksi administrasi dan penilaian proposal. Tahap kedua adalah presentasi proposal bagi peserta yang lolos seleksi tahap pertama. Dewan juri terdiri dari filmmaker profesional, akademisi, dan perwakilan Aceh Documentary.
Ya, pemenang akan mendapatkan mentorship intensif dari filmmaker profesional selama proses produksi film dokumenter. Mentorship mencakup pengembangan cerita, teknis produksi, penyuntingan, dan penyelesaian akhir film.
Subscribe to our newsletter to receive updates about our programs, events, and latest films.