Yuk Ikuti Festival Film Pelajar Jogja 2015!

festival film pelajar jogja

Penyelenggaraan Festival Film Pelajar Jogja memasuki tahun ke-6. Beragam program telah disiapkan. Salah satunya adalah Kompetisi Nasional yang dikhususnya untuk pelajar SMA/SMK/MA dan yang setara se-Indonesia. Batas akhir kirim karya 18 Oktober 2015 (cap pos). Tunggu apalagi? Yuk siapkan karyamu dan kirimkan segera ke kami! Ayoooooooooooo! 😉

>>> Prolog

Membangun kesepahaman antarpihak tentang sebuah persoalan, dan kemudian mencoba untuk mencari solusi bersama yang baik adalah sebuah kerja panjang. Dedikasi pikiran, tenaga, perasaan, dana, waktu dan lainnya diperlukan untuk menjalani proses. Beragam analisis muncul, baik dengan argumentasi yang rasional maupun subyektif. Keberhasilan kadang tercapai, akan tetapi juga terkadang gagal. Dinamika ini menegaskan bahwa proses membaca, dialog, analisis, sintesis dan kerja-kerja nyata untuk menumbuhkembangkan pemahaman yang jernih atas sebuah-beragam persoalan harus terus dilakukan tanpa kenal lelah.

Korupsi menjadi persoalan besar bagi bangsa yang didominasi oleh kekuatan jahat. Hak sebagian masyarakat diambil dengan halus maupun kasar oleh para koruptor dengan beragam dalih. Diantaranya adalah hak menyatakan pendapat, hak mendapatkan pendidikan layak, hak mendapatkan pelayanan kesehatan layak, hak mendapatkan informasi yang sehat, hak mendapatkan keadilan yang setara di depan hukum, dll. Ketimpangan merajalela. Pada sisi lain, narkoba masuk ke dalam jantung masyarakat dengan cara yang canggih. Anak-anak pun tidak luput dari sasaran para bandar. Selain narkoba, anak-anak juga ditimpa dengan masalah perdagangan manusia, eksploitasi sebagai pekerja, kekerasan di dalam maupun luar rumah, dll. Akses terhadap sumber daya alam juga memiliki persoalan. Pendirian pabrik,HOTEL dan beragam bangunan lainnya, baik di lingkungan kota maupun perdesaan, menyedot dan cenderung menguasai sumber air bersih yang selama ini mudah didapatkan masyarakat. Bahkan, ada yang mencemari lingkungan dengan limbah industrinya. Toleransi sosial budaya juga memiliki dinamika. Sebagian masyarakat tampak mudah marah dalam menghadapi benturan pemikiran maupun kegiatan yang berbeda keyakinan.

Berdasarkan hal di atas, Yayasan Festival Film Pelajar Jogja sebagai penyelenggara Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) yang ke-6, mencoba untuk menjadi bagian dari kerja panjang itu dengan segenap daya. FFPJ bekerja sama dengan beragam pihak berusaha memfasilitasi komunitas film pelajar Indonesia dan lingkungannya, yang selama ini terus tumbuh dan berkembang. Program kompetisi film pendek pelajar nasional adalah salah satunya. FFPJ mengajak peserta untuk menggarap ide dan tema film yang memiliki kekuatan gagasan dan cerita dengan sebagian referensi di atas. Selain itu, cara bertutur dan aspek teknis (gambar dan suara) diharapkan juga diolah dengan baik.

Festival Film Pelajar Jogja telah diikuti oleh 542 karya film pendek pelajar sejak penyelenggaraan pertama 2010. Karya-karya pelajar Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Riau, Sumatera Barat, Lampung, Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Papua Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta hadir dengan keunikannya masing-masing. Pengunjung festival berdatangan dari beragam kalangan (pelajar, pendidik, seniman, budayawan, aktivis, jurnalis, dll) dan memberikan apresiasi positif terhadap seluruh karya yang tampil. FFPJ juga terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan festival sejenis di dalam dan luar negeri maupun lembaga lain yang memiliki semangat menggunakan film sebagai sarana untuk ekspresi, komunikasi, pendidikan dan budaya.

>>> Tujuan dan Manfaat

1. Belajar bersama memahami dan menggunakan film sebagai sarana ekspresi seni, komunikasi, pendidikan dan budaya.
2. Berbagi pengetahuan, pengalaman dan keterampilan pembuatan film.
3. Bersilaturahmi antarkomunitas pelajar yang memiliki minat belajar seni film serta menumbuhkembangkan kepedulian pelbagai pihak dalam mendukung kegiatan komunitas film pelajar.

>>> Pelaksanaan

Hari : Sabtu dan Minggu
Tanggal : 5 dan 6 Desember 2015
Pukul : 09.00 WIB – selesai
Tempat : Komplek Pondok Pemuda Ambarbinangun, Yogyakarta

>>> Kriteria Peserta dan Karya Kompetisi

1. Pendaftaran tidak dipungut biaya (GRATIS).
2. Peserta adalah pelajar Sekolah Menengah Atas/setara dari seluruh Indonesia.
3. Kategori FIKSI (live action & animasi), DOKUMENTER dan VIDEO MUSIK.
4. Tema bebas.
5. Durasi maksimal 10 (sepuluh) menit (sudah termasuk opening dan credit title).
6. Tahun produksi 2015.
7. Karya dibuat individu atau kelompok, dalam satu sekolah yang sama atau berbeda, dan dikirimkan atas nama sekolah yang diikuti sutradara.
8. Tim pembuat film adalah pelajar yang masih aktif saat melakukan produksi/shooting (dibuktikan dengan photocopy/scan kartu pelajar terbaru, minimal yang dimiliki oleh sutradaranya).
9. Karya yang menggunakan bahasa lokal atau daerah wajib diberi subtitle atau teks bahasa Indonesia.
10. Boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) karya.
11. Karya yang pernah mengikuti festival lain boleh diikutsertakan.
12. Karya dikirimkan via pos dalam bentuk cakram DVD (PAL system) file .AVI atau .mp4 paling lambat 18 Oktober 2015 (cap pos) bersama dengan formulir pendaftaran yang sudah diisi dan kelengkapan karya lainnya.
13. Musik/lagu dan materi lainnya (foto, video, grafis, dll) yang digunakan dalam film tidak boleh menggunakan milik orang lain, kecuali ada ijin tertulis dari pembuatnya. Peserta bertanggungjawab sepenuhnya atas hal ini jika ada tuntutan pihak lain di kemudian hari.
14. Hak cipta karya milik peserta. Khusus untuk kepentingan publikasi, penyelenggara dapat menggunakan karya (sebagian/utuh) untuk ditampilkan di website FilmPelajar.com dan media nirlaba lainnya.
15. Keputusan juri adalah mutlak, tidak dapat diganggu gugat. Jika dikemudian hari didapatkan bukti bahwa karya pemenang diragukan keasliannya, maka penyelenggara berhak membatalkan dan menarik penghargaan yang sudah diberikan.

>>> Juri Utama

1. Perwakilan dari Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta
2. Perwakilan dari Institut Kesenian Jakarta
3. Perwakilan dari Padepokan Film Grabag Magelang
4. Perwakilan dari Perkumpulan Bung Hatta AntiCorruption Award
5. Perwakilan dari Sanggar Cantrik Yogyakarta
6. Perwakilan dari Rumah Dokumenter Indonesia
7. Perwakilan dari Band Sindikat Musik Penghuni Bumi (Simponi)

>>> Juri Seleksi

Tim Panitia Festival Film Pelajar Jogja 2015

>>> Penghargaan

1. Karya Terbaik Film Anti Korupsi, mendapatkan Piala + Piagam dari Perkumpulan Bung Hatta Anti Corruption Award
2. Karya Terbaik Film Anak, mendapatkan Piala + Piagam dari Sanggar Cantrik Yogyakarta
3. Karya Terbaik I Kategori Fiksi, mendapatkan Piala + Piagam dari Dekan Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta + Uang Pembinaan dari Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
4. Karya Terbaik I Kategori Dokumenter, mendapatkan Piala + Piagam dari Rumah Dokumenter Indonesia + Uang Pembinaan dari Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
5. Karya Terbaik I Kategori Musik, mendapatkan Piala + Piagam dari Sindikat Musik Penghuni Bumi (Simponi) + Uang Pembinaan dari Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta
6. Karya Terbaik II dan III kategori Fiksi, Dokumenter dan Musik masing-masing mendapatkan Piala + Piagam dari Panitia Festival Film Pelajar Jogja 2015
7. Seluruh karya yang lolos seleksi mendapatkan Piagam dari Panitia Festival Film Pelajar Jogja 2015

>>> Sekretariat Penerimaan Karya

Jln. Veteran, Gang Janur Kuning, No. 11 A, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta 55161
HP: 0878-3942-0097 (Eni)
Email: ffpjogja@gmail.com
Twitter: @FFPJogja
Page Facebook: Festival Film Pelajar Jogja

>>> Epilog

Festival Film Pelajar Jogja adalah sebuah hajatan pendidikan dan kebudayaan yang dihidupi oleh beragam pihak yang memiliki perhatian terhadap tumbuhkembangnya komunitas film pelajar Indonesia yang kritis dan berani bersikap untuk membuat perubahan. Panitia terus membuka diri terhadap dukungan dan kerjasama pelbagai pihak yang memiliki visi sebangun. Dukungan yang dilakukan selama ini beragam bentuk. Diantaranya sumber daya manusia, publikasi, peralatan, tempat, peminjaman film, dana, dan lainnya.

Pada penyelenggaraan ke-6 ini, panitia mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada beragam pihak yang pernah menjadi bagian dari festival. Dukungan secara langsung maupun tidak langsung menambah energi berlipat untuk bekerja lebih baik, dan lebih baik lagi. Panitia secara khusus memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada teman-teman pelajar, guru, fasilitator dan para pemangku kepentingan lainnya, yang dengan penuh dedikasi terus berusaha mengembangkan film sebagai sarana untuk belajar tentang beragam hal. Pembelajaran partisipatif dan memberikan porsi yang cukup pada proses, menjadikan aktivitas pendidikan bergerak dinamis, mencerahkan sekaligus menyenangkan.

Festival Film Pelajar Jogja adalah sebuah ruang yang akan dihidupi terus menerus dengan segenap daya. Beragam program telah disiapkan. Seluruh relawan panitia bekerja dengan sungguh-sungguh untuk melayani partisipan dari pelbagai penjuru Nusantara. Keluarga Festival Film Pelajar Jogja akan terus berproses dengan sederhana, jujur dan gembira. Ya, Keluarga FFPJ. Kita adalah Keluarga FFPJ. Kita akan menjadikan FFPJ yang sederhana ini menjadi bermakna dan terus bermakna. Tentu saja kita harus bergerak bersama untuk mewujudkannya. Yuk! 🙂

Sumber : http://filmpelajar.com/berita/yuk-ikuti-festival-film-pelajar-jogja-2015