Wednesday, 7 March 2018

Formulir Pendaftaran Dan Term Of Reference (TOR) Aceh Documentary Competition 2018

Yayasan Aceh Dokumenter (YAD)

present

Aceh Documentary Competition (ADC) 2018

Theme: “TEUMA”

TEUMA sebuah kata dalam bahasa Aceh yang sering lahir dari ucapan sehari-hari masyarakat Aceh; Pat Teuma Nyan?, Kiban Teuma?. Teuma bila diartikan dalam Bahasa Indonesia, secara arti kata adalah Kembali, yang bagi kami tersirat makna keinginan untuk dibuktikan dan juga sikap penerimaan yang berdamai dengan hal yang belum mampu dibuktikan.

Bila ditafsir secara psikologis. Bagi kami TEUMA merupakan sebuah proses dalam diri manusia yang ingin berdamai dari persoalan yang sedang dihadapi dari ketidak mampuan mereka dalam menemukan jalan keluar dan penerimaan itu juga sebuah sikap untuk membangun kembali apa yang sudah diterima masyarakat dalam membangun realitas hidup yang dicita-citakan/ diinginkan.

Melalui tema TEUMA, ADC tahun ini mencoba untuk kembali mempertanyakan kondisi pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, lingkungan yang terjadi hari ini di Aceh. Seiring pula dengan program pemerintah kali ini yang dalam kampanyenya menggagas beberapa program unggulan seperti Aceh Carong, Aceh Seujahtera, Aceh Meugoe, Aceh Green, Aceh Meuadab, dan 10 program lain yang  jejaknya dengan mudah bisa kita akses di internet. Melalui medium film dokumenter, kami mengajak para pemuda/I Aceh, calon-calon sineas muda untuk berkarya mengkritisi serta berkonstribusi positif untuk Aceh.  Sejauh mana pencapaian terealisasi atau tidaknya program-program tersebut hari ini.

Namun demikian, bukan berarti tema; TEUMA yang diangkat ADC tahun ini, tidak fokus menyorot Aceh melalui program-program pemerintah. Namun banyak hal lainnya yang bisa menjadi ide cerita film dokumenter, sehingga bisa menjadi salah satu alat advokasi guna menstimulun perubahan yang lebih baik bagi Aceh.

Maka dari itu, Aceh Documentary sebagai lembaga edukasi film dokumenter pertama di Aceh, yang dimulai sejak tahun 2013 dan bernaung di bawah Yayasan Aceh Dokumenter. Alhamdulillah masih tetap terus berkomitmen untuk mengadakan program Aceh Documentary Competition (ADC) yang kali ini memasuki tahun ke-6. Sebagai program edukasi dan kompetisi film dokumenter untuk kalangan muda-mudi Aceh, ADC tahun ini melalui tema; TEUMA. Para calon peserta bisa juga dengan leluasa menafsirkan makna TEUMA menurut pemikiran dan potensi ide ceirta yang akan dikirimkan nantinya. Akan tetapi ide ceirtanya, tetap menentukan batasan-batasan ruang dengan menitik beratkan pada kekuatan sebuah ide yang mengandung fakta juga memuat subjektivitas si pembuatnya. Artinya apapun cerita dan realita yang berhasil direkam nantinya, memang berdasarkan fakta yang ada, dan dalam  penyajiannya terdapat pemikiran, ide dan sudut pandang pemikiran si pembuat film tersebut.

Film sebagai karya seni, merupakan hasil dari proses kreatif berbagai unsur diantaranya seni musik, seni rupa, seni suara, teater serta teknologi dengan kekuatan gambar sebagai bentuk visualisasinya. Perkembangan film bukan hanya sebatas ruang pengaplikasian bakat dan kreativitas, tetapi film juga mampu menceritakan kisah-kisah yang lebih kompleks tentang kondisi psikologis manusia. Dokumenter sebagai salah satu jenis film, memberikan sudut pandang tersendiri yang unik terhadap sebuah fakta peristiwa atas sebuah realita (fakta) dandisampaikan dengan cara kreatif. Bahkan film dokumenter yang baik harus mampu meyakinkan penontonnya agar setuju atau setidaknya berpikir terhadap sebuah fakta yang ditampilkan.

Maka untuk mendapatkan ide film dokumenter, dibutuhkan kepekaan terhadap lingkungan, disertai rasa ingin tahu yang besar dengan membaca, berkomunikasi antar manusia dalam pergaulan yang merupakan sumber inspirasi yang tak akan habis. Ide cerita untuk film dokumenter di dapat dari apa yang  dilihat dan didengar, bukan berdasarkan suatu hayalan yang sifatnya imajinatif. Karena itu kepekaan si pembuat film dokumenter untuk merespon keresahan dari sebuah realita baik itu fenomena atau peristiwa di sekitarnya, akan menentukan nilai  dari sebuah karya filmnya.

Melalui ADC tahun ini yang mengangkat tema “TEUMA”, Aceh Documentary kembali mengajak semua anak muda-mudi Aceh untuk terus merespon dari semua realitas fenomena di Aceh hari ini lewat medium film dokumenter. Harapannya film-film yang lahir dari sineas aceh tahun ini, tidakhanya kemudian menjadi karya yang cukup diapresiasi oleh masyarakat Aceh, akan tetapi juga bisa terus menginspirasi, menggugah emosi serta mengubah perspektif.

 

PERSYARATAN UNTUK MENJADI PESERTA ADC 2018.  PERSYARATAN UMUM :

  • Warga Aceh (dibuktikan dengan KTP) berusia 19 – 35 tahun.
  • Belum pernah menjuarai kompetisi film dokumenter tingkat nasional dan atau internasional.
  • Belum pernah menjadi Finalis Aceh Documentary Competition.
  • Bukan tenaga profesional di lembaga Broadcasting atau Film (dan, atau sedang bekerja di lembaga tersebut) kecuali mereka yang aktif di TV Komunitas.
  • Mendaftarkan diri sebagai tim yang terdiri dari 2 orang.
  • Memiliki motivasi dan komitmen yang kuat untuk mempelajari pembuatan film dokumenter dariawalhinggaakhirdan bercita – cita menjadi pembuat film dokumenter.
  • Mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap yang berisi semua keterangan mengenai data diri, proposal film yang diajukan dan data riset, serta foto copy KTP yang dikirimkan kepada panitia.
  • Formulir dapat di download melalui acehdocumentary.com atau dapat menghubungi 082276063762 / 085362375566 / 085275908045untuk keterangan lebih lanjut.
  • Mengirimkan formulir dan proposal dalam 2 bentuk yaitu : Soft copy ke email:comp@gmail.com ccayetmorgan@gmail.comdan Hard Copy di kirim ke Aceh Documentary office; Jln. Teuku Umar, No 266A, Lantai II, Seutui Banda Aceh.
  • Tlp/Hp: 082276063762/ 085362375566 / 085275908045

PERSYARATAN KHUSUS :

  • Form proposal yang diajukan harus memiliki ide cerita yang menarik, sudut pandang yang unik serta data-data riset yang kuat.
  • Calon penerima beasiswa bersedia mengikuti rangkaian kegiatan ADC secara penuh yang terdiri dari seleksi, pelatihan (Basic Training),Meeting Forum, In House training , Produksi, Pasca Produksi dan editing film dokumenter hingga malam anugerah ADC, menurut jadwal yang ditentukan oleh pihak penyelenggara.
  • Menyetujui hak bahwa untuk setiap dan semua bagian yang telah diberikan kepada panitia ADC dalam bentuk tertulis, tercetak, tersiar, terekam di pita dan versi elektronik lainnya yang merupakan hasil yang dipegang sepenuhnya oleh ADC.

BATAS WAKTU PENDAFTARAN

Pendaftaran dibuka dari tanggal 01 Maret 2018 dan paling lambat diterima oleh panitia pada tanggal 04 April 2018 pukul 23.59 WIB.

 

TAHAPAN ADC 2018

SELEKSI TAHAP  I

06 – 10 April 2018

Seluruh proposal ide cerita yang diterima akan diseleksi menjadi 10 proposal ide cerita terbaik hasil riset peserta.

PELATIHAN ( Basic Training )

12 – 15 April 2018

10 (sepuluh) Proposal ide cerita terbaik, akan didatangkan ke Banda Aceh untuk mendapatkan pelatihan tentang Riset Film Dokumenter untuk pendalaman materi ide cerita secara konsep atau teoritis untuk pembekalan saat riset ide cerita tahap II.

SELEKSI TAHAP II: Meeting Forum

05 Mei 2018

10 (sepuluh) proposal ide terbaik setelah melakukan pendalaman riset dan mengirim form tahap II, akan di undang ke-Banda Aceh untuk mempersentasikan proposal ide cerita, dihadapan para pakar dan ahli dalam film Maker yang sudah dipilih oleh Panitia ADC 2018 dan dari 10 (sepuluh) Proposal Ide Cerita hasil persentasi dihadapan para pakar, akan dipilih 5 (lima) Proposal Ide terbaik untuk diberikan Pembekalan, Pendampingan dan Pendanaan Produksi menjadi sebuah film dokumenter.

IN HOUSE TRAINING:

07 – 14 Mei 2018

Peserta 5 (lima) ide cerita yang terpilih akan menjalani program pelatihan dokumenter dari pra-produksi sampai pasca-produksi selama 8 (Delapan) hari di Banda Aceh. Pelatihan ini akan dipandu dan didukung oleh pembuat film dokumenter profesional serta Supervisi. Pelatihan ini disebut dengan In-House Training, yang merupakan proses untuk membantu para peserta dalam merumuskan ide cerita kedalam bentuk treatment/naskah yang siap diproduksi, pengenalan kamera secara teknis, Sinematografi, Penyutradaraan, Manajemen Produksi dan pendanaan.

PRODUKSI:

19 Mei – 30 Juni 2018

Setiap tim penerima beasiswa akan mendapat fasilitas sebagai berikut :

  • Tim pengajar dari kalangan Produser/Sutradara film dokumenter profesional,
  • Penata kamera professional yang membantu saat shooting,
  • Peralatan shooting standar : kamera, lensa, tripod, microphone, bahan baku serta kebutuhan lainnya,
  • Laptop untuk Editing offline dilapangan.
  • Editing room dan editor profesional yang membantu saat Editing Online,
  • Dana produksi film dokumenter (besar dana disesuaikan dengan kebutuhan setiap tim yang disetujui oleh panitia).

 

KOMITMEN

Setiap finalis dituntut memiliki komitmen dalam mengikuti keseluruhan rangkaian kegiatan ADC yang telah dijadwalkan oleh Panitia secara penuh. Finalis juga dituntut untuk bertanggung jawab dalam pemakaian dana produksi. Jika pada proses mengikuti rangkaian ADC terdapat finalis yang tidak bertanggung jawab dan melanggar peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia maka akan diberikan sanksi tegas.

 

KEPUTUSAN

Panitia ADC berhak melakukan penolakan terhadap content pada naskah proposal apabila didapati hal-hal yang menyangkut:

  • Melanggar hukum, mengancam, memfitnah, mencemarkan, memperdaya, menipu, curang atau menimbulkan kebencian pada orang atau golongan tertentu.
  • Menghina, melecehkan, merendahkan atau mengintimidasi individu atau grup individu berdasarkan agama, jenis kelamin, orientasi seksual, ras, etnis, usia atau cacat fisik.
  • Menganjurkan atau menyarankan perbuatan yang melanggar hukum.
  • Menyinggung, memicu pertentangan dan atau permusuhan antar Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA).
  • Menyebarkan ideologi atau ajaran tertentu yang dilarang oleh hukum yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.
  • Bukan merupakan karya proposal plagiasi
  • Keputusan dewan juri dan panitia dalam melakukan seleksi dan  membuat kebijaksanaan adalah absolute dan tidak dapat diganggu gugat.

 

PENAYANGAN DAN PENGANUGRAHAN ADC AWARDS

Kelima film dokumenter akan diputar pertama kali dalam bentuk Bioskop Mini. ADC akan memilih  (1) satu  kategori yang terdiri dari Film Terbaik, yang dipilih melalui rekomendasi Dewan juri.

Dokumen/Download :

FORMULIR PENDAFTARAN ADC 2018

TOR ADC 2018

PERSYARATAN UNTUK  MENJADI PESERTA ADC 2018

 

Kirim softcopy proposal ide cerita yang sudah di isi lengkap ke :adoc.comp@gmail.com cc.  ayetmorgan@gmail.com dan Hard Copy di kirim ke Aceh Documentary office; Jln. Teuku Umar, No 266A, Lantai II Seutui, Banda Aceh.

Untuk keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi : 

Manager program : Said Rasul 082276063762

Nindi 085362375566

Rizkia Tarisa 085275908045

Office: Jalan Teuku Umar No.266A Setui Banda Aceh.Telp : 065140775

E-mail:  adoc.comp@gmail.com

Atau klik : www.acehdocumentary.com 

Facebook : Aceh Documentary | Twitter : @acehdoc | Instagram : @acehdoc

PosterADC2018-01