Aceh Documentary Produksi Lima Film Lingkungan

Banda Aceh | Aceh Documentary berencana membuat film untuk kepentingan advokasi pada isu advokasi tata kelola hutan, perkebunan dan pertambangan, revitalisasi dan pemberdayaan institusi adat.

Film yang dibuat guna mengugah kesadaran stakeholder dengan melihat kondisi nyata dan aspirasi masyarakat yang menjadi subjek film sehingga mempercepat perubahan kebijakan yang lebih baik.

Pilihan ide cerita muncul setelah 10 ide cerita yang masuk melakukan Presentasi di hadapan dewan juri “Present Forum” (21/7) di Banda Aceh, Akhirnya terpilih 5 Proposal Ide yang berhak untuk diproduksi menjadi film dokumenter.

Berikut nama-nama peserta dan judul proposalnya:

  1. “Belantara Leuser (Bukan) Tanah Haram”
    Indra Wahyudi | Aceh Tenggara
  2. “Khanduri Investasi Desa Kuala Seumayam”
    Nurul Fajri | Nagan Raya
  3. “Hilangnya Rawa Tripa”
    Abdullah Syakari | Nagan Raya
  4. “Demi Lima Liter Air”
    Iwan Bahagia | Takengon
  5. “Suara Hati Sibelalai Panjang”
    Maria Ulva | Pidie

Continue reading

Pengumuman 8 Ide Proposal Aceh Documentary Spesial Project 2014

Hasil Pengumuman 8 Ide Proposal Aceh Documentary Spesial Project (ADSP) 2014 “Hijau Acehku” yang lulus ke tahap Briefing Forum.

  1. BELANTARA LEUSER (BUKAN) TANAH HARAM
    Indra Wahyudi | Aceh Tenggara
  2. HILANGNYA RAWA TRIPA
    AbdullahSyatari | Nagan Raya
  3. KHANDURI INVESTASI DESA KUALA SEUMAYAM
    Nurul Fajri | Nagan Raya
  4. Menyelamatkan Krueng Sabe Sumber Mata Air Masyarakat Kota Calang
    Yuliannova Lestari Chaniago | Aceh jaya
  5. SEKOLAH DI BUMI HIJAUKU
    Zulfan | Pidie
  6. DEMI LIMA LITER AIR
    Iwan Bahagia | Takengon
  7. HATI SIBELALAI PANJANG
    Maria Ulva | Pidie
  8. KEMBALIKAN RAWA TRIPA
    Siad Rasul | Nagan Raya.

Continue reading

Lima Cerita Film Documenter akan Diproduksi

Banda Aceh | Setelah 10 Team melakukan Presentasi Proposal Ide mereka langsung di hadapan dewan juri di Malam “Present Forum” (1/7), bertempat di Aula Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Banda Aceh. Akhirnya terpilih 5 Proposal Ide yang menjadi Finalis Aceh Documentary Competition 2014, dan ide nya berhak untuk diproduksi menjadi film dokumenter. Berikut nama-nama peserta dan judul proposalnya:

  1. Dalae’ (Dalail)
    Arziqi Mahlil & Munzir | Banda Aceh
  2. Dedesen
    Rahmi Ridzqi & Nova Sanjaya | Aceh Tengah
  3. Inoeng Silat (sebelumnya pencak silat)
    Mifta Yuslu Khalbi & Nadya Susera | Sigli
  4. Pelangi Di Tepian Samudra
    Muklas Syah Walal & Fuad Rizqi | Aceh Singkil
  5. Teungku Rangkang
    Muhajir & Muhammad Akbar Rafsanjani | Sigli

Continue reading